bahas sejarah

Deskripsikan Perbedaan Diakronis Dan Sinkronis Dalam Sejarah

Pengertian Sinkronik Dan Diakronik Dalam Sejarah
Pengertian Sinkronik Dan Diakronik Dalam Sejarah from belajarangka.pages.dev

Sejarah adalah bidang studi yang mempelajari peristiwa dan perkembangan masa lalu. Dalam mempelajari sejarah, terdapat dua pendekatan penting yang digunakan, yaitu diakronis dan sinkronis. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara kedua pendekatan ini.

Pendekatan Diakronis

Pendekatan diakronis dalam sejarah melibatkan analisis perubahan sepanjang waktu. Ini berarti mempelajari perkembangan suatu fenomena atau peristiwa dari masa ke masa. Dalam pendekatan diakronis, fokus utama adalah perubahan dalam hal waktu, termasuk perubahan sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang terjadi dalam jangka waktu tertentu.

Contoh pendekatan diakronis dalam sejarah adalah mempelajari evolusi politik di Eropa pada abad ke-19 atau perkembangan seni rupa pada zaman Renaisans. Dalam pendekatan ini, peneliti akan melacak perubahan yang terjadi dari satu periode ke periode lainnya, melihat bagaimana suatu fenomena berkembang seiring waktu.

Pendekatan Sinkronis

Di sisi lain, pendekatan sinkronis dalam sejarah melibatkan analisis suatu fenomena atau peristiwa dalam satu titik waktu tertentu. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami situasi atau kondisi pada saat itu tanpa mempertimbangkan aspek perubahan waktu.

Misalnya, jika kita ingin mempelajari struktur sosial masyarakat Aztec pada abad ke-15, pendekatan sinkronis akan memfokuskan pada organisasi sosial mereka pada waktu itu, tanpa mempertimbangkan bagaimana struktur sosial tersebut berkembang seiring waktu.

Perbedaan Utama

Fokus

Perbedaan utama antara diakronis dan sinkronis adalah fokus mereka. Pendekatan diakronis menitikberatkan pada perubahan sepanjang waktu, sementara pendekatan sinkronis berfokus pada situasi atau kondisi pada satu titik waktu tertentu.

Waktu

Diakronis melibatkan analisis perubahan sepanjang waktu, sedangkan pendekatan sinkronis tidak mempertimbangkan aspek waktu. Diakronis memerlukan pemahaman tentang perkembangan sejarah secara kronologis, sedangkan pendekatan sinkronis memerlukan pemahaman tentang situasi pada saat itu.

Kajian

Diakronis digunakan untuk mengkaji perkembangan sejarah dari masa ke masa, sementara pendekatan sinkronis digunakan untuk mengkaji situasi atau kondisi pada satu titik waktu tertentu.

Diakronis dan sinkronis adalah dua pendekatan yang berbeda dalam mempelajari sejarah. Diakronis menitikberatkan pada perubahan sepanjang waktu, sementara pendekatan sinkronis berfokus pada situasi pada satu titik waktu tertentu. Kedua pendekatan ini memiliki nilai penting dalam pemahaman sejarah, dan sering digunakan secara bersamaan untuk memberikan wawasan yang lebih lengkap tentang peristiwa masa lalu.

Related Articles

Back to top button